Selasa, 08 September 2015

Indonesia = Di Sini Ada Wisata Bencana

Semoga judul di atas tidak sepenuhnya benar. Saya berharap hanya di bagian Indonesia tempat saya tinggal saja fenomena "wisata bencana" itu ada. Setiap ada kejadian luar biasa, atau di luar dari yang biasa terjadi, seperti kemalingan, kecelakaan, apalagi kebakaran.... beramai-ramai massa mendekati TKP hanya sekedar untuk menemukan sendiri jawaban beberapa pertanyaan umum yang biasa muncul: Dimana? Siapa? Apa? Bagaimana?
Contohnya:
Dimana ada kemalingan? (Siapa tau itu rumah mantan saya, kan bisa nitip salam belasungkawa)
Siapa yang jadi korban? (Barangkali kenalan saya, sukur-sukur kalau niatnya buat bantuin... nah kalau justru nyukurin?)
Apa saja yang hilang? (Kadang kala nyawa lho yang hilang melayang, kalau sudah bgini biasanya berita yang akan dibawa akan lebih "wah")
Bagaimana kejadiannya? ( Pak Polisi saja baru mau akan mengadakan penyelidikan, namun biasanya orang disekitar ke jadian sudah berhasil membuat kesimpulan sendiri)
Begitulah yang terjadi siang ini...
Sedang asyik berkutat dengan proses registrasi E-PUPNS yang sulitnya minta ampyun (jaringannya super lola), tiba-tiba saja aliran listrik padam. Ga biasanya nih. Tak berapa lama beberapa rekan sekantor nampak keluar, barangkali karena tidak ada yang bisa dikerjakan di depan komputer yang tidak nyala. Selang semenit, beberapa orang tampak menyusul, salah seorang berhenti di depan pintu ruangan saya yang terbuka, mungkin dia melihat wajah heran saya dan enam teman satu ruangan, bertanya-tanya apa gerangan kok pada rame-rame keluar kantor padahal waktu istirahat masih kurang lebih 2 jam lagi. Dengan wajah cukup ceria dia menyapa kami: "Ikut Yuk?! Lihat kebakaran!"
Kami sempat melongo sebentar, speechless, lantas segera men-tidak-kan ajakan sopan itu.
Kami berhenti terheran-heran ketika rombongan PNS berseragam yang keluar kantor bertambah banyak. Saya berguman, andai saja setiap orang yang datang kelokasi kebakaran membawa air satuuuu ember saja... barangkali pekerjaan petugas pemadam kebakaran akan lebih ringan....
Semoga saja tidak ada motor yang masuk parit karena tersenggol mobil pemadam kebakaran yang kesusahan masuk gang seperti kejadian beberapa bulan yang lalu. Padatnya masyarakat yang berbondong-bondong datang untuk menyaksikan aksi si jago merah kadang mengalahkan ketenaran Ayu Ting-ting, seandainya saja dia diundang konser ke kota kami. Kebanyakan dari mereka datang dengan mengendarai sepeda motor. Menciptakan lapangan parkir dadakan disekitar tempat kejadian perkara. Untung saja tidak ada orang yang iseng untuk memungut biaya parkir, apalagi menawarkan dagangan berupa makanan kecil atau minuman botol... kalau sampai ada...... lengkaplah sudah Wisata Bencana di negriku....hufff...
Dan begitulah..... ternyata  bencana kebakaran itu menimpa rumah salah seorang pegawai di instansi tempat saya bekerja, yang kebetulan tadi juga ikut rombongan penonton.
Apa saja yang habis dilahap si jago merah? Saya tidak tau persis, hanya kabarnya semua perabotan di lantai dua, tempat sumber api berada, ludes semua.
Bagaimana kejadiannya? Saya juga tidak tau, kabarnya (lagi) ada hubungan arus pendek. Pak Polisi masih sedang menyelidiki.
Ada korban jiwa kah? Sepertinya tidak ada ( Alhamdulillah pakai banget) hanya si Ibuk yang rumahnya terbakar sempat jatuh pingsan. Untunglah ada beberapa teman yang datang membantu memberi dukungan moril..... yang sabar ya Buk... Dia, sang pemilik segala, hanya mengambil kembali milikNya yang sudah dipinjamkan kepada kita.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar